Sentimen Meningkat dengan Kenaikan Keyakinan Konsumen

Oleh Lukman Otunuga, Research Analyst FXTM

Sentimen terhadap ekonomi Indonesia semakin membaik pada hari Kamis setelah laporan keyakinan konsumen yang mengesankan dan memberi sinyal peningkatan stabilitas ekonomi. Konsumen Indonesia tetap optimis di bulan Maret ditunjukkan dengan Indeks Konsumen Bank Indonesia yang meningkat tajam dibandingkan data Februari menjadi 121.5. Dengan semakin membaiknya kondisi ekonomi Indonesia, sentimen risiko dapat semakin menguat dan Indeks Harga Saham Gabungan pun meningkat. Di luar Indonesia, perhatian akan tertuju pada pertemuan Trump-Xi yang dapat menimbulkan volatilitas tinggi.

Pasar waspada menjelang pertemuan Trump-Xi

Saham global rentan mengalami penurunan tajam pada akhir perdagangan hari Rabu karena investor tidak siap menghadapi notulen Fed yang hawkish. Momentum negatif ini berlanjut ke sesi perdagangan hari Kamis dan saham Asia pun melemah pada saat penutupan. Pasar Eropa mungkin menemui kejutan negatif karena kegelisahan menjelang pertemuan Trump-Xi merusak sentimen risiko. Pekan ini peningkatan di Wall Street mungkin terbatas karena selera risiko memburuk disebabkan oleh sinyal bahwa Fed melonggarkan neraca $4,5 triliunnya. Reli pasar saham yang fenomenal dapat mulai menghadapi tekanan terutama meninjau bahwa investor mulai mempertanyakan alasan dan keberlangsungan reli Trump.

 

Pertemuan Trump-Xi putaran 1

Pasar finansial diselimuti oleh nuansa waspada di hari Kamis karena investor menunggu pertemuan antara Trump dan Xi. Trump sebelumnya berulang kali menuduh China sengaja membuat mata uangnya sangat rendah dibandingkan USD dan mencuri pekerjaan dari AS, sehingga hasil rapat ini belum dapat kita duga. Apabila Trump memutuskan untuk terus bersikap kasar kepada China, maka penghindaran risiko dapat semakin hebat dan membuat investor beralih ke aset safe haven. Kita perlu mengingat bahwa Trump selalu tak terduga, dan berarti bahwa rapat ini bisa saja ditutup dengan positif.

 

Fed hawkish, USD menguat

Investor bullish USD mendapat kejutan hawkish pada hari Rabu setelah notulen Fed menunjukkan bahwa bank sentral ini berencana untuk mengurangi neraca $4,5 triliunnya. Terlepas dari “kenaikan dovish” di bulan Maret, nada notulen ini secara umum hawkish sehingga USD menguat. Bulls jangka pendek mencari alasan melampaui ketidakpastian Trump untuk meningkatkan USD, sehingga mata uang ini berpotensi semakin menguat apabila NFP Jumat ini melampaui ekspektasi. Dari sudut pandang teknikal, Indeks Dolar berkisar di sekitar 100.50 dan mungkin mencapai 101.00 apabila investor bullish dapat terus memegang kendali. Di skenario alternatif, penurunan di bawah 100.25 dapat membuka jalan menuju level psikologis 100.00.

 

Sorotan komoditas – Emas

Emas mengalami pantulan luar biasa pada akhir perdagangan hari Rabu. Harga emas ditutup di atas $1250 karena kegelisahan menjelang rapat Trump-Xi. Walaupun laporan ADP yang menggembirakan dan notulen Fed yang hawkish mendorong investor bearish untuk mencoba mengadakan tekanan jual, ketidakpastian secara umum membuat logam mulia ini tetap berkibar. Karena negosiasi Brexit, pemilu di Eropa, dan perkembangan situasi Brexit berpotensi menciptakan atmosfer menghindari risiko, harga emas tetap cukup terdukung di jangka menengah. Dari sudut pandang teknikal, investor bullish harus mengantarkan harga ke atas level resistance $1260 untuk dapat mempertahankan tren bullish.

budgere