Risiko Geopolitik Memicu Kegelisahan Pasar

Oleh Lukman Otunuga, Research Analyst FXTM

Saham global bervariasi pada perdagangan hari Senin. Peserta pasar mengambil posisi bertahan setelah peningkatan risiko geopolitik sangat mengganggu sentimen. Saham Asia kesulitan mencari arah di tengah nuansa trading yang berhati-hati. Kegelisahan terlihat jelas membatasi peningkatan di Eropa. Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia melemah di hari Senin karena turunnya selera terhadap aset berisiko. Meskipun sentimen terhadap perekonomian Indonesia tetap sangat bullish dengan stabilnya data ekonomi, IHSG dapat menghadapi tekanan jual apabila risiko geopolitik memperburuk ketidakpastian politik dan perkembangan seputar Donald Trump yang telah merusak selera risiko.

 

Rupiah bertahan terhadap Dolar AS pada hari Senin dengan USDIDR diperdagangkan menuju 13220. Apabila Rupiah dapat mempertahankan momentum ini, trader teknikal dapat melihat melampaui 13220 dan menjadikan 13150 sebagai level tujuan berikutnya.

 

 

Indeks Dolar melampaui 101.00

Indeks Dolar melampaui level resistance 101.00 pada hari Jumat setelah pasar bereaksi positif terhadap laporan ketenagakerjaan AS bulan Maret. Walaupun data NFP yang kurang menggembirakan sebesar 98k awalnya menimbulkan kegelisahan, ini segera diimbangi dengan tingkat pengangguran yang menurun di luar dugaan ke level terendah dalam hampir 10 tahun terakhir yaitu 4.5%. Peningkatan USD ditambah komentar hawkish dari pejabat Fed Dudley mendukung spekulasi lebih banyak kenaikan suku bunga tahun ini. Walaupun risiko geopolitik dan peningkatan ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan mendukung investor bullish USD, kekhawatiran tentang kemampuan Trump untuk melaksanakan reformasi pajak dapat menjadi rintangan dan membatasi peningkatan.

 

 

Sterling melemah ke bawah 1.2400

GBP merosot tajam pekan lalu karena penurunan produksi manufaktur Inggris di luar dugaan yang memicu kekhawatiran tentang kondisi ekonomi Inggris menjelang keluar dari Uni Eropa. Dolar yang menguat karena laporan NFP menekan GBP dan menjadi dasar bagi investor bearish untuk mengantarkan harga ke bawah level 1.2400. Sentimen terhadap GBP sangat bearish karena ketidakpastian Brexit. GBP berpotensi semakin melemah dan pantulan teknikal dapat dilihat sebagai peluang untuk penjual menjadikan mata uang ini semakin terperosok. Dari sudut pandang teknikal, investor bearish memerlukan penutupan harian di bawah 1.2370 dapat membuka jalan menuju 1.2300.

 

eeew

 

Sorotan mata uang – EURUSD

Ketidakpastian yang semakin menjadi menjelang pemilihan presiden Prancis telah mengganggu ketertarikan investor terhadap Euro. Pasar masih memperhitungkan kemungkinan kandidat Euro-skeptis Marine Le Pen memenangkan pilpres ini dan kegelisahan telah membuat Euro semakin melemah. Dengan USD yang terus menguat karena spekulasi kenaikan suku bunga AS, EURUSD mengalami tekanan jual yang signifikan. Dari sudut pandang teknikal, EURUSD memenuhi persyaratan tren bearish pada grafik harian karena secara konsisten level tertinggi yang lebih rendah dan level terendah yang lebih rendah. Breakdown yang tegas di bawah 1.0600 dapat membuka jalan menuju 1.0500.

eeew2

 

Sorotan komoditas – Emas

Menguatnya USD dan penghindaran risiko membuat USD mengalami volatilitas di hari Jumat. Harga emas ditutup di bawah level $1260 pada akhir pekan kemarin. Logam mulia ini tetap terdukung pada jangka menengah dan panjang karena tekanan geopolitik dan risiko politik di seluruh dunia, namun ekspektasi kenaikan suku bunga AS dapat menjadi tekanan di jangka pendek. Emas tetap mengarah ke atas pada grafik harian dan bulls tetap berkuasa di atas level terendah yang lebih tinggi $1240. Dari sudut pandang teknikal, diperlukan penutupan harian yang solid di atas $1260 agar peningkatan lebih lanjut dapat terjadi. Di skenario alternatif, penurunan di bawah $1240 dapat membuka jalan menuju level support $1225.

eew3